• Jelajahi

    Copyright © MEDIA GAWAT NEWS
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Ads

    Iklan

    Tim Kita Bersatu Siapkan Aksi Akbar Tolak Proyek Kota Deli Megapolitan

    GawatNes
    Selasa, 16 September 2025, 9:19:00 AM WIB Last Updated 2025-09-16T16:26:23Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini



    Tim Kita Bersatu Siapkan Aksi Akbar Tolak Proyek Kota Deli Megapolitan





    Tanah Untuk Rakyat, Bukan Untuk Para Penjilat Pejabat dan Konglomerat



    Gawat News, Deli Serdang, 16 September 2025 — Tim Kita Bersatu Mempertahankan NKRI menegaskan komitmennya untuk melawan perampasan tanah rakyat melalui proyek Kota Deli Megapolitan/Citraland yang dinilai sarat kepentingan konglomerasi dan penyalahgunaan kewenangan. Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi Tim Kita Bersatu, Selasa (16/9/2025) malam di Sekretariat Bersama, Jalan Pembinaan Hulu, Gang Sejahtera No.119, Bandar Setia, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.




    Rapat yang dipimpin oleh Bambang Irawan ini membahas langkah strategis dalam persiapan Aksi Akbar 24 September 2025 bertepatan dengan Hari Bhakti Agraria, yang akan digelar di Medan dan Lubuk Pakam.



    Tuntutan Aksi

    1. Membatalkan Izin Prinsip Proyek Kota Deli Megapolitan.

    2. Menghentikan penguasaan lahan seluas 8.077,76 Ha oleh Citraland yang dinilai mengorbankan hak-hak masyarakat.

    3. Menolak segala bentuk praktik kongkalikong antara pejabat dan korporasi yang berujung pada ketidakadilan agraria.




    Tema aksi ditegaskan dengan lantang:
    “Tanah Untuk Rakyat, Bukan Untuk Para Penjilat Pejabat dan Konglomerat.”

    Peta Penguasaan Lahan Citraland



    Tim Kita Bersatu menyampaikan fakta bahwa Citraland telah menguasai sejumlah lahan strategis di Sumatera Utara, sebagian masih berstatus sengketa di pengadilan:

    • Helvetia: 6,8 Ha, sudah dibangun perumahan dan ruko elite, meski statusnya sengketa.

    • Sampali: ±100 Ha, sebagian dibangun Citraland City Sampali, masih sengketa.

    • Bangun Sari, Tanjung Morawa: 50 Ha, dibangun ruko Citraland, juga masih sengketa.



    Selain itu, menurut informasi yang dihimpun, pada awal tahun 2026 perusahaan berencana melakukan pembersihan lahan di sejumlah lokasi sesuai site plan proyek, antara lain di Helvetia, Sampali, Saentis, Bandar Klipa, Penara, Kualanamu, dan Telaga Sari.



    Rencana Aksi 24 September 2025

    Aksi akbar ini akan digelar serentak di empat titik:

    • Kantor Kanwil ATR/BPN Sumut, Medan (start pukul 10.00 WIB).

    • Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan (pukul 13.00 WIB).

    • Kantor Bupati Deli Serdang, Lubuk Pakam (pukul 10.00 WIB s/d selesai).

    • Kantor BPN Deli Serdang, Lubuk Pakam (pukul 13.00 WIB s/d selesai).



    Massa aksi akan dibagi menjadi dua kelompok besar:

    • 1.000 orang di Kota Medan.

    • 1.000 orang di Lubuk Pakam.



    Setiap peserta aksi akan diberi tanda pengenal khusus untuk menjaga ketertiban dan disiplin.



    Pesan Moral Tim Kita Bersatu



    Dalam rapat, Tim Kita Bersatu menegaskan bahwa perjuangan ini bukan semata-mata soal sengketa tanah, melainkan perjuangan mempertahankan kedaulatan NKRI dari praktek oligarki dan perampasan tanah rakyat.



    “Tanah adalah sumber kehidupan rakyat. Negara harus berpihak pada rakyat, bukan pada segelintir konglomerat. Aksi ini adalah suara hati nurani rakyat yang selama ini terpinggirkan,” tegas Bambang Irawan dalam rapat.




    Dengan konsolidasi yang solid, Tim Kita Bersatu optimis bahwa Aksi Akbar 24 September 2025 akan menjadi momentum bersejarah untuk menegakkan keadilan agraria dan menolak proyek yang dianggap mengkhianati rakyat.



    (TIM)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Terkini

    NamaLabel

    +